28 seniman street artist amatir & profesional diundang berkompetisi langsung di festival urban OFF DA WALL yang digela oleh Yello Hotel.

Beberapa tahun belakangan ini seni urban di Indonesia memasuki fase yang menarik dimana berbagai komunitas tumbuh berkembang serta bermunculannya seniman muda yang lebih ‘berani’ mengeksplorasi bakat mereka demi mencuri perhatian publik.

“Kami merasa sekarang merupakan saat yang terbaik untuk unjuk gigi sebagai merek hotel yang peduli & mendukung jenis seni semacam ini,” kutip Irene Janti, Chief Brands & Marketing Officer – TAUZIA Hotel Management dalam siaran persnya.

“YELLO Hotels secara konsep hendak menghadirkan aspek kreatif yang sebelumnya belum pernah dihadirkan oleh merek hotel dari segmen ekonomis. Dengan penekanan akan seni urban, kami memposisikan diri sebagai ruang kreatif bagi para netizen.”

Beberapa objektif yang menginspirasi kompetisi ini adalah upaya mempromosikan street art sebagai bentuk seni yang terbuka bagi publik Indonesia, melindungi hak berekspresi & kreatifitas, membantu menemukan bakat terpendam serta memfasilitiasi perkembangan karier mereka, hingga akhirnya – merubah paradigma publik akan street art sebagai kegiatan positif yang baik bagi anak muda Indonesia.

Selain untuk berkompetisi, event ini juga memiliki berbagai tenant bazaar yang menawarkan menu makanan, lini fashion hingga artis tato. Stan TAUZIA Equal Chance – program CSR TAUZIA juga akan hadir untuk mendorong para tamu agar dapat berbagi kepada anak jalanan yang kurang mampu.

“Bazaar akan dibuka mulai pukul 10 pagi bersamaan dengan kompetisi grafiti. Untuk menghibur para tamu, kami juga menyediakan pertunjukan musik dari Jakarta BeatBox, Scaller, Animal Pop Family, DJ Novi, Sweaters & Vira Talisa,” kutip Narantara Sitepu, YELLO Brand Manager – TAUZIA Hotel Management.

Dance battle & YELLO Roar – pertujukan perkusi khas YELLO Hotel oleh para staf juga akan dipertunjukkan. 

“Berbagai selebriti grafiti dari Indonesia & Prancis akan turut meramaikan event ini, termasuk Kongo, Fenx, Colorz, Tilt, Mist, Darbotz, Stereoflow, Farhan Siki, Soni Irawan & Tutu.” tambahnya. 

Nama-nama besar ini juga akan ikut berpartisipasi sebagai juri yang akan membantu memberikan penilaian pada setiap hasil karya para kontestan.

YELLO ‘OFF DA WALL’ juga didukung oleh Museum Nasional, d’gallerie Jakarta & Institut Francais Indonesia.

Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment: